Mantan Direktur PTPN XI Ditetapkan KPK Jadi Tersangka Korupsi Pabrik Gula
Foto : Jumpa pers penetapan tersangka kasus korupsi di pabrik gula. (youtube kpk ri)

JAKARTA - Direktur Produksi PTPN XI Tahun 2015-2016, Budi Adi Prabowo (BAP) ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Status ini terkait pengadaan dan pemasangan six roll mill di pabrik gula djatiroto PT PTPN XI periode 2015-2016.

"Dengan telah dikumpulkannya berbagai informasi dan data serta keterangan mengenai dugaan tindak pidana korupsi dimaksud oleh Tim KPK, selanjutnya KPK melakukan tindakan lanjutan berupa penyelidikan dan kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup maka KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (25/11/2021) 

Selain Budi, KPK juga menetapkan status tersangka kepada Direktur PT Wahyu Daya Mandiri, Arif Hendrawan (AH), dalam perkara yang sama. 

"Telah diperiksanya sekitar 85 saksi," katanya.

Keduanya disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (*/yp)